Passion?

Jaman now banyak sekali gereja mengkotbahkan soal passion ini, celakanya, fokusnya itu kepada passion kita, bukan passion Tuhan Yesus, pernah mengalami hal ini? Jadi seolah-olah kalau kita sudah menemukan passion kita, ya kerjakan itu, itu pasti dari Tuhan karena Tuhan yang taruh itu dalam hidupmu, kerjakanlah, dibarengi dengan comot ayat-ayat soal "talenta" dan "sejak dari kandungan"

Saya bahkan mendengar cerita dari teman bahwa ada yang menangkap hal ini begitu literal, dia resign dari keerjaan, banting stir mengejar passion, ujung-ujungnya menderita. Semoga saudara tidak ada yang mengalami hal ini.

Lalu bagaimana seharusnya? mari kita lihat tokoh-tokoh Alkitab soal passion atau kemauan mereka :

Yunus, dipanggil Tuhan untuk menobatkan Niniwe, apakah sesuai passion dia? tentu tidak, dia kabur, mati ditelan ikan, dibangkitkan Tuhan, meskipun akhirnya Niniwe bertobat pun dia tetap marah-marah pada akhirnya.

Simson, dipanggil Tuhan bahkan sebelum lahir, untuk jadi Hakim, apakah dia mau? tentu tidak, dia kabur, asal kawin, tinggalnya maunya di gua supaya ga jadi hakim.

Musa, dipanggil Tuhan untuk mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir, dia menolak panggilan itu lebih dari 3x sampai akhirnya Tuhan marah dan sedikit "memaksa" sambil menyodorkan Harun.

Dari contoh-contoh di atas sudah jelas
Your Passion Maybe Not God's Passion and vice versa
Your Plan Maybe Not God's Plan and vice versa

Kita seharusnya mengejar Tuhan, bukan mengejar kemauan sendiri

Kemauan kitalah yang harusnya disesuaikan dengan kemauan Tuhan, bukan sebaliknya

Kenapa generasi sekarang itu dianggap lembek? karena mereka itu diajarkan hanya untuk mengejar mau mereka, passion mereka. Sehingga ketika mereka mengerjakan diluar mau mereka, mereka jadi orang malas, tidak tangguh.

Puji Tuhan sekali kalau ternyata passion anda dan Tuhan itu sejalan, tapi seringkali yang terjadi ya sebaliknya

Dunia ini tidak adil, makanya tidak bisa itu kita hanya mau kerjakan sesuatu yang sesuai passion kita, seringkali kita semua saat ini bahkan hidup di luar passion kita, benar tidak?

Mereka-mereka yang bisa ngomong mengejar passion, dan bisa jatuh bangun dalam mengejar hal tersebut, seringkali punya privilege untuk itu, mungkin punya orang tua yang sanggup membantu mereka ketika mereka jatuh misalnya, nah kebanyakan dari kita ngga bisa begitu, kebanyakan kita harus memuaskan diri dengan yang ada sekarang.

Adakah ayat Alkitab yang prinsipnya berkata "kejar yang kamu suka?" saya pikir tidak ada, yang ada adalah kejar kemauan Tuhan

hati-hati dengan kotbah yang sifatnya hanya motivasi, bikin tema, comot ayat Alkitab.

misalnya : jadi pemenang, apa kata Alkitab soal jadi pemenang?

Roma 8:35-37 (TB)  Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."  
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Pemenang dalam Alkitab itu adalah mereka yang mempertahankan imannya sampai mati, bukan mereka yang mengejar passion dan berhasil!

misalnya lagi : Tuhan membuat berhasil? apa sih konteks Alkitab soal berhasil?

2 Tawarikh 26:5 (TB)  Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil. 

Berhasil itu ketika kamu mencari Tuhan, mengerjakan kehendakNya, itu berhasil, bukannya berhasil kejar passion.

Sudah saatnya kita semua jadi jemaat yang dewasa, yang menguji semua ajaran yang kita terima, bahkan menguji mereka yang menyebut dirinya rasul atau nabi sekalipun.

Wahyu 2:2 (TB)  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.

Tuhan Yesus saja selama Dia jadi manusia di bumi ini suka diuji kok, bahkan dicari-cari kesalahanNya. Masakan ada manusia di bumi ini ga mau diuji, apapun jabatannya itu, gembala sekalipun

Saya berharap tulisan ini bisa mendewasakan kita semua agar siap jadi mempelai wanita yang dewasa yang menanti kedatangan Mempelai Pria senantiasa.

Tuhan Yesus Memberkati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kidung Agung - Song of Solomon - Kisah Cinta Gadis Sulam

Seri Kehidupan Kekal 1 - Tempat Tinggal Setelah Sorga? Ukuran Yerusalem Baru

Mencobai Tuhan - Menguji Tuhan