Postingan

Kebiasaan yang Baik

Kisah Daud melawan Goliat adalah sebuah kisah yang fenomenal, biasanya orang Kristen akan mengetahui cerita ini, sering sekali juga dibawakan dari sejak sekolah Minggu. Kalau kita ditanya kok Daud yang badannya kecil bisa menang melawan Goliat yang jelas-jelas lebih besar dan lebih kuat, serta punya pengalaman perang lebih banyak daripada Daud, maka jawaban umum yang kita dapatkan adalah "pertolongan Tuhan" Ya jawaban itu tidak salah, hanya kali ini saya akan mengupas sedikit dari sudut pandang yang berbeda, kenapa kok Daud bisa menang dan bahkan dia satu-satunya orang Israel yang tidak takut dengan Goliat kala itu 1 Samuel 17 32. Berkatalah Daud kepada Saul: "Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu." 33. Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit...

Esensi dari Aturan Persembahan Perpuluhan

Topik ini adalah lanjutan dari http://berbagi-sharing.blogspot.com/2016/05/persepuluhan.html Jadi bagi teman-teman yang belum membaca penjelasan diatas saya sarankan membaca itu terlebih dahulu baru melanjutkan Setelah membaca kita akan memahami kalau persepuluhan dalam taurat orang Israel kala itu kalau dihitung-hitung maka jumlahnya setahun bukan 10%, tapi 23,33% Hal ini perlu diketahui oleh orang-orang yang beranggapan kalau gereja masa kini yang menerapkan aturan persepuluhan itu dikatakan mencontek taurat. Karena taurat sudah batal, maka gereja yang menetapkan persepuluhan otomatis juga salah. Nah kalo bener2 mau mencontek taurat, maka tentunya besarnya akan jadi 23,33% bukan 10% lagi, so anggapan itu tidak ada dasarnya sebenarnya Hukum taurat memang sudah batal dengan wafatnya Yesus, setelah itu Yesus memberikan kemerdekaan kepada rasulnya kala itu untuk membuat aturan-aturan baru yang diperlukan supaya penginjilan dapat cepat diberitakan, contoh aturan baru yang dibua...

Bagaimana Memandang Perceraian Sesuai Firman Tuhan

Topik ini kembali saya tuliskan berdasarkan rasa "gemas" Tadinya saya memilih untuk bersikap cuek saja, namun kemarin Isteri saya tiba-tiba mengangkat topik ini, dan saya lihat entah kenapa ada cara pandang dia yang saya gak setuju soal ini Pada saat saya menulis ini, negeri ini sedang heboh dengan peristiwa perceraian seseorang public figure, mereka begitu terkenalnya sampai saya tidak bisa merahasiakannya, jadilah saya menulis ini apa adanya Ini tentang perceraian Ahok dan Vero Saya tak mengenal mereka secara pribadi, bahkan kalau mau bicara kasar saya pun gak peduli sama rumah tangga mereka pasangan suami isteri bercerai mah banyak, kenapa yang ini harus spesial? Tapi saya akan mengambil kesempatan ini untuk berbicara mengenai kebenaran Firman Tuhan Apakah perceraian diperbolehkan? jawabannya sudah jelas Untuk pasangan yang sudah mengikat janji secara Kristen, diberkati di gereja, berjanji di hadapan Tuhan, hamba Tuhan, dan saudara seiman tidak boleh ada cer...

Pengurapan

Tulisan kali ini akan menjelaskan tentang pengurapan berdasarkan apa yang ditulis dari Alkitab saja. Saya berasal dari gereja yang cukup sering mengadakan sesi pengurapan dan setiap kali diadakan pengurapan saya akan maju dan menerimanya, saya bersyukur untuk hal itu. Karena itulah saya ingin memastikan kita semua bisa mengetahui makna sebenarya dari pengurapan ini. Arti dari pengurapan itu sebenarnya sangat sederhana, cuma kitanya aja mungkin membuat itu jadi luar biasa, saya berharap kita semua bisa kembali kepada pengertian yang sederhana ini : Menurut kamus bahasa Indonesia, arti "urap", kata dasar dari pengurapan adalah : urap1 n bedak cair; boreh (bau-bauan untuk melumasi badan supaya harum); berurap/ber·u·rap/ v berlumas dengan urap (boreh dan sebagainya); mengurap/meng·u·rap/ v mengurapi; mengurapi/meng·u·rapi/ v 1 melumasi badan dengan urap (boreh dan sebagainya); 2 mengolesi; melumasi: ~ bibir si sakit dengan teh manis diambil dari :  https://kbbi.web.i...

Panggilan

Seperti biasa, tulisan berikut ini masih open to discussion, tapi inilah yang akhir-akhir ini saya dapatkan tentang panggilan Saya bertobat dan bertumbuh di suatu gereja yang sangat mementingkan panggilan mungkin rekan-rekan sering mendengar kotbah tentang ini : "cari panggilanmu benar-benar dalam Yesus Tuhan" "kalo kamu tidak menemukan panggilanmu, hidupmu ya disitu2 aja" "coba cek benar2, kamu sekarang hidup dalam panggilanNya atau bukan?" oke, dulu saya pikir saya sudah mengerti soal panggilan ini, saking banyaknya kotbah dan pengajaran yang saya dapatkan tentang ini, tapi ternyata panggilan itu dalam sekali.... gak semudah yang dibayangkan.... kebanyakan dari kita akan berpikir begini : "oh, kamu suaranya bagus, cocok jadi pemimpin pujian, kamu panggilannya disitu tuh." "oh, kamu memang orangnya ramah, enak diajak bicara, jadi usher ato nangani pelayanan jemaat bagus tuh, kamu disitu panggilannya" familiar...

Gerakan Pentakosta di Tempat Lahirnya Pentakosta

Bagi yang belum tahu dimana "tempat lahir"nya gerakan Pentakosta modern saat ini mungkin bisa baca link berikut ini : https://en.wikipedia.org/wiki/Azusa_Street_Revival The  Azusa Street Revival  was a historic  revival meeting  that took place in Los Angeles, California . [1]  It was led by  William J. Seymour , an  African American   preacher . It began with a meeting on April 9, 1906, and continued until roughly 1915. The revival was characterized by spiritual experiences accompanied with testimonies of physical healing  miracles , [2]  worship services and  speaking in tongues . The participants were criticized by some secular media and  Christian   theologians  for behaviors considered to be outrageous and unorthodox, especially at the time. Today, the revival is considered by historians to be the primary catalyst for the spread of Pentecostalism in the 20th century Ya, peristiwa yang disebut Azusa Street R...