Postingan

Rutinitas

Terkadang dalam fase perjalanan hidup kita semua mungkin "mengeluh" akan namanya rutinitas ini, ngga cuma di pekerjaan, tapi juga di gereja, keluarga, dan lain sebagainya. Nah, disini saya ingin sharing kepada saudara semua sekalian tentang apa sih sebenarnya yang Firman Tuhan ajarkan tentang rutinitas ini? Apa dan bagaimana pandangan Tuhan kita tentang soal ini. 1. Dunia ini diciptakan dengan DNA rutinitas Anda boleh baca Kitab Kejadian pasal 1, disana saja sudah ada rutinitas yang diciptakan Tuhan, bahkan diulang sampai 6x, yaitu "jadilah petang, dan jadilah pagi" Ternyata Tuhan kita sendiri loh yang dari sejak mulanya menciptakan rutinitas itu dan Dia tempatkan kita manusia di dalam itu, seolah-olah kita manusia ini memang harus hidup dalam rutinitas. Tidak cuma itu, tubuh kita pun diciptakan dengan mekanisme rutinitas : kita harus rutin makan dan rutin tidur supaya kita bisa tumbuh dengan baik, ngga ada manusia di dunia ini yang tidak rutin tidur dan masih hidup...

Passion?

Jaman now banyak sekali gereja mengkotbahkan soal passion ini, celakanya, fokusnya itu kepada passion kita, bukan passion Tuhan Yesus, pernah mengalami hal ini? Jadi seolah-olah kalau kita sudah menemukan passion kita, ya kerjakan itu, itu pasti dari Tuhan karena Tuhan yang taruh itu dalam hidupmu, kerjakanlah, dibarengi dengan comot ayat-ayat soal "talenta" dan "sejak dari kandungan" Saya bahkan mendengar cerita dari teman bahwa ada yang menangkap hal ini begitu literal, dia resign dari keerjaan, banting stir mengejar passion, ujung-ujungnya menderita. Semoga saudara tidak ada yang mengalami hal ini. Lalu bagaimana seharusnya? mari kita lihat tokoh-tokoh Alkitab soal passion atau kemauan mereka : Yunus, dipanggil Tuhan untuk menobatkan Niniwe, apakah sesuai passion dia? tentu tidak, dia kabur, mati ditelan ikan, dibangkitkan Tuhan, meskipun akhirnya Niniwe bertobat pun dia tetap marah-marah pada akhirnya. Simson, dipanggil Tuhan bahkan sebelum lahir, untuk jadi Hak...

Pendeta, Suku Lewi Masa Kini?

Kita (mungkin) sering mendengar Pendeta/Gembala atau jabatan gerejawi lainnya apapun itu "menyamakan" dirinya dengan suku Lewi (suku imam) sehingga merasa dirinya berhak untuk menerima persembahan (perpuluhan) dari jemaat dan boleh hidup dari persembahan itu? Saya mau katakan, hati-hatilah dengan pengajaran demikian. Yang pertama, kita sudah hidup dalam perjanjian baru, nggak ada lagi itu suku-sukuan, ngga ada lagi itu pekerjaan khusus yang cuma bisa dikerjakan oleh orang atau suku tertentu, kita ini semua imamat yang rajani, 1 Petrus 2:9 (TB)  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:  Apa artinya? kita ini semua adalah imam dan adalah juga raja, pendeknya, semua kita bisa langsung bertemu Tuhan tanpa melalui gereja atau pribadi tertentu. Yang kedua, buat para "pema...

Realita Kristen Yang Dilihat Oleh Dunia

Pernah dengar hal demikian? "Eh, gua punya teman, tadinya Kristen, taat (dan lain sebagainya), tapi sekarang dia berubah, katanya ajaran (agama lain) lebih bagus, dan lebih nyata tindakannya" Disclaimer : Saya sengaja tidak menyebutkan nama agama lainnya, untuk diketahui, saya menulis ini konteksnya bukan untuk membandingkan ajaran agama, saya menulis ini konteksnya untuk memberikan penjelasan kepada saudara seiman, dan saya pun mempersilahkan siapa saja untuk bebas memilih agama yang disukainya, bahkan mau jadi atheist pun silahkan, jadi mohon jangan disalah artikan. Oke, kembali ke topik, pernahkah dengar hal demikian? kalau teman-teman cukup lama jadi orang Kristen biasanya sih pernah. Nah saya mau kasih tau kepada teman-teman, bahwa ajaran Kristen tentang mengasihi itu sangat radikal, dalam artian, benar-benar dalam dan mengguncang logika berpikir. Dalam ajaran Kristen, mengasihi itu ngga hanya sekedar memberikan harta, tapi juga memberikan nyawa, ngga cuma sekedar teman ...

LGBT, Apa Kata Alkitab?

Sedang ramai soal LGBT karena podcast bang D "mengangkat" mereka ke permukaan, bagaimana orang Kristen seharusnya bersikap? Mari kita lihat dalam Firman Tuhan : Imamat 20:13 Bila seorang LAKI-LAKI tidur DENGAN LAKI-LAKI secara orang bersetubuh DENGAN perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri. 1 Korintus 6:9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah?Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang PEMBURIT, 1 Timotius 1:10 bagi orang cabul dan PEMBURIT, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat Arti kata pemburit sesuai kbbi : semburit/sem·bu·rit/ n kas persetubuhan sesama lelaki; perjantanan; Masih ada ayat-ayat lainnya tapi ini sudah memberikan gambaran kepada kita bahwa persetubuhan sesama jenis (baik laki-laki ataupun...

Masak "Pake" Lagu Rohani Harus Bayar?

Gambar
Lagi lumayan viral nih, katanya ada suatu gereja yang mulai akan memberlakukan lisensi terhadap lagu-lagu yang mereka release, jadi intinya kalau ada "gereja lain" yang mau "pakai" lagu mereka di ibadah mereka lalu diposting online, maka haruslah minta ijin ke mereka, mereka akan kasih free 3 bulan, setelah itu barulah akan ditarik semacam "tarif membership" untuk tetap bisa menggunakan lagu mereka, kalau tidak ada resiko nanti ibadah yang diupload akan ditakedown oleh platform online-nya (dalam konteks ini maksudnya Youtube) Kalian yang baca harusnya sudah tahu gereja apa yang dimaksud, demi kenyamanan saya menulis, sebut saja ini gereja J Wah sepertinya berita ini bikin gereja-gereja lain kalang kabut, ada yang ngomong "lah itu kan musik rohani, harusnya dipake buat kemuliaan Tuhan, ya harusnya gratis dong?", "duh, itu gereja J mah udah kaya raya tajir melintir, anggotanya banyak artis gitu masih juga mau mungut biaya? keterlaluan!!",...

Ke Gereja Buat Denger Suara Tuhan? Serius?

Buat rekan-rekan seiman tentunya sudah sering mendengar pernyataan seperti itu, bahkan mungkin dari hamba Tuhan (pendeta) langsung, juga mungkin pernah "diajak" sama pendeta yang lagi kotbah di mimbar untuk skedar "berdiam diri" mencoba mendengar suara Tuhan dalam suatu sesi kebaktian gereja, yang lama di kharismatik seperti saya mestinya mengalami. Oke, sekarang mari saya ajak kita merenungkan hal ini.... benarkah demikian? Benarkah kita ini ke gereja utamanya untuk dengar suara Tuhan? Kalau saya bilang... bukankah harusnya kita ini setiap saat, setiap waktu, harus mencari suara Tuhan? pada saat di rumah, kantor, sekolah, dimanapun berada juga bisa, ga cuma harus di gereja aja, Itu hal dasar yang wajib setiap orang Kristen lakukan yaitu mencari Tuhan setiap hari. Apa yang Alkitab katakan tentang gereja (kumpulan orang percaya)? 1 Korintus 14:26 (TB)  Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu...

Masa Pandemi Gak Bisa Pelayanan? Ah masa?

Pelayanan... istilah yang ngga asing buat orang Kristen Dan bahkan mungkin diantara kita ada yang sudah melakukannya, atau ada yang masih ragu untuk melakukannya, atau malah pernah kapok pelayanan? :) Saya harap tidak ya Marilah melalui tulisan ini saya ingin mengajak rekan-rekan skalian untuk bisa mengerti tentang arti pelayanan yang sesungguhnya, semoga Roh Kudus memberikan pengertian yang baik di hati kita semua. ----- Pelayanan berasal dari bahasa latin yaitu "diakonia", yang artinya adalah : Diakonia is a term derived from Greek, used in the Bible, New Testament, with different meanings. Sometimes, refers to the specific kind to help any people in need. At other times, it means to serve the tables, and still others, refers to the distribution of financial resources. Arti simplenya adalah membantu orang lain, memenuhi kebutuhan orang lain Bayangkan anda di sebuah restoran, tentuya ada pelayan yang melayani anda, mencatat pesanan anda, mengantar makanan anda, bahkan memban...

Tuhan Datang Untuk Memulihkan Hati Yang Terluka

Kita yang sudah tahunan jadi orang Kristen, pasti sering sekali mendengar istilah "pulih", baik itu terdengar dalam lagu-lagu yang kita nyanyikan, baik itu ada di tema kotbah yang kita dengar setiap Minggunya, atau bahkan pastilah kita pernah secara pribadi doa minta pemulihan kepada Tuhan, mungkin juga pernah mengkonseling orang lain supaya pulih, dan lain sebagainya. Nah melalui kesempatan ini saya ingin menjabarkan lebih lanjut lagi, bagaimana sih konkritnya kita bisa menjadi pribadi yang memulihkan orang lain. Simple logic : kalau kita ingin memulihkan/membetulkan sesuatu, maka kita harus tahu bagaimana cara kerjanya Ketika mobil/motor kita rusak, maka kita bawa ke bengkel dimana ada montir yang mengerti cara kerja mobil/motor tersebut Ketika badan kita sakit, maka kita datang kepada dokter yang belajar dan mengerti bagaimana cara kerja badan kita tersebut Akan celaka tentunya kalau kita mau memperbaiki/memulihkan sesuatu tanpa mengerti bagaimana cara kerjanya Kita ini ad...

Metafora Yesus Disembunyikan? Sebuah Penjelasan Untuk Menjelaskan "Penjelasan"

Sudah lama sekali saya nggak nulis artikel karena sedang sibuk dengan project lagu baru, dan sebenarnya saya juga nggak pengen nulis artikel tentang ini... tapi aduh... saya pikir topic ini butuh penjelasan khusus agar tidak menimbulkan salah paham di kalangan orang Kristen sendiri, dan sekaligus saya ingin mengajarkan bagaimana sih sebenarnya cara menjawab kritik yang baik. Oke, to the point saja, gembala sidang sebuah gereja terkenal baru-baru ini "menghebohkan" dunia persilatan keKristenan dengan menggunakan sebuah metafora yang memang tidak umum, yaitu : "Allah menyembunyikan Tuhan Yesus... Dia tinggal dalam rahim bumi 3 malam..." Sontak... ini menarik perhatian sebuah akun satir yang emang tugasnya mengangkat hal-hal beginian, untuk memberikan sebuah kritikan yang intinya "Emang Tuhan Yesus benar disembunyikan? Bukannya mati dan bangkit? Disembunyikan dari apa? Murka Allah kah?" Saya waktu mengetahui hal ini saya masih menganggap biasa saja, karena sa...

Sederhananya Kekristenan

Dengan teknologi informasi yang ada saat ini, apapun bisa kita pelajari dari internet mau kotbah sebagus bisa didapat doktrin serumit apapun bisa dipelajari dan memang baik juga untuk dipelajari saya juga bersyukur secara umum pengertian gereja-gereja yang ada saat ini boleh dikatakan meningkat pesat dari 10 tahun kebelakang disaat semuanya ini ada dihadapan kita, saya harap kita semua tidak melupakan kesederhanaan pesan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus, yaitu : kasih Yes, semua pengajaran dan doktrin keKristenan kalau dipadatkan adalah hal-hal seperti ini : 1. karena kamu telah dikasihi Tuhan, maka kasihilah orang lain, bahkan musuhmu sekalipun, walaupun keadaan itu ngga adil buatmu.... karena Yesus pun disalib karena adanya ketidak adilan, dan Dia menerima itu apa adanya 2. sama seperti Tuhan telah menerima kamu apa adanya, maka terimalah orang disekitarmu apa adanya juga intinya apa yang telah kamu terima dari Tuhan, maka teruskanlah itu kepada orang lain as simple...

Dibenci Karena Kebenaran

Saya mulai artikel ini dengan kesaksian kehidupan hambaNya yang luar biasa, yaitu Yohanes Pembaptis Yohanes itu termasuk keluarga imam, ayahnya adalah seorang imam Lukas 1:5-6 Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Ayahnya adalah imam, ibunya pun keturunan Harun, dimana keturunan Harun ini adalah keturunan imam Kalau ditarik ke masa kini, keluarga Yohanes Pembaptis ini adalah keluarga pendeta/gembala, dimana ayah dan ibunya masih aktif melayani di bait suci / gereja masa kini Nah imam adalah jabatan terhormat, pakaiannya saja beda dengan masyarakat pada umumnya, mereka memakai kain lenan halus, jenggot harus rapih dicukur, kalau ada imam lewat di jalan, semua orang pasti tahu dari cara berpakaiannya, dan mereka itu dihormati oleh jemaah bangsa ...

Akhir Zaman - Tradisi Pernikahan Orang Yahudi

Tulisan ini terinspirasi dari penjelasan bu Rita Wahyu, video full bisa disimak disini https://www.youtube.com/watch?v=Hl_uGDeMwlU ----- Secara luar biasa, tradisi pernikahan orang Yahudi itu ternyata dapat menggambarkan perjalanan hubungan kita (mempelai wanita) dengan Tuhan (mempelai laki-laki). Tulisan ini bukan untuk menjadikan kita lebih Yahudi atau sejenisnya, namun Yesus yang kita ketahui bersama adalah orang Yahudi, rasul-rasulNya semua orang Yahudi, jadi dengan mempelajari tradisi/budaya Yahudi, maka akan membantu kita untuk dapat mempelajari Alkitab dan hubungan dengan Tuhan lebih dalam lagi. Ada 10 langkah dalam tradisi pernikahan orang Yahudi, yang akan saya jelaskan satu persatu dibawah : 1. Pemilihan Mempelai Perempuan Kejadian 24 1. Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal. 2. Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: ...